Showing posts with label gerakan dasar panjat tebing. Show all posts
Showing posts with label gerakan dasar panjat tebing. Show all posts

Saturday, February 28, 2009

Kliping : Teknik Hogging pada Panjat Tebing

Jika minggu lalu kita sudah belajar teknik pegangan dalam panjat tebing, sekarang giliran kita akan melanjutkannnya dengan teknik dasar yang lain yaitu, hogging. Hogging adalah gerakan kaki yang digunakan, bila sangat pemanjat tidak bisa menjangkau poin diatasnya (tidak bisa ditangkap dengan gerakan biasa).
Dalam posisi ini biasa pemanjat telah mempunyai 3 titik/poin tumpu. Dengan posisi 1 poin yang tidak bisa dijangkau maka pemanjat bisa menggunakan bantuan tolakan kaki untuk menambah ketinggian dalam menjangkau poin.
Pelatih Panjat Tebing Jateng, Iwan Heri Kurniawan menerangkan ada teknik ini ada 3 macam, yaitu:
- Hogging mengunakan tumit, teknik ini dilakukan jika arah poin yang ingin dicapai berada di kanan atau kiri sumbu tubuh. Dengan gerakan tangan menyabit. Gerakan akhir dari ini adalah ujung kaki kerah bawah.
-Hogging dengan tumit belakang, teknik ini dilakukan jika poin yang ingin dicapai berada diatas pemanjat, atau sejajar dengan posisi tubuh. Dengan menekankan tumit belakang, nantinya kekuatan akan ditemukan titik tumpu kaki pada tumit sehingga bisa mendorong tubuh ketas.
-Hogging dengan ujung kaki, teknik hogging dengan ujung kaki kecil fleksibel pengunaannya, tergantung dengan jalur yang dilewati dan poin yang dipasang. Tapi hogging dengan ujung kaki ini paling pas digunakan pada poin-poin kecil. (Krisna Kartika Sari)
Sumber : Harian Joglosemar

Kliping : Teknik Memegang Point dalam Panjat Tebing

Teknik memegang point adalah salah satu hal yang harus dikuasai oleh atlet atau penggemar olahraga panjat tebing. Pelatih panjat tebing Jateng, Krisna Rano dan Iwan Heri Setiawan memberikan tips berbagai cara melakukan pegangan dalam panjat tebing.
Dalam panjat tebing ada berbagai medan yang harus dilewati pemanjat, yaitu jalur vertikal, over hang, roof dan corner. Untuk semua medan tersebut, ada beberapa jenis pegangan yang harus dikuasai yaitu :

- Pegangan hook/pocket: Pegangan pocket bisa digunakan untuk point/pegangan yang mengantong. Pegangan dilakukan dengan menekan empat jari pada point, sedangkan jempol jari berfungsi sebagai pengunci.

- Pegangan rata/flat: Bisa digunakan disemua medan, tapi untuk overhang 10-40 derajat dan roof hanya bisa digunakan sebagai pegangan bertahan, tidak bisa untuk tarikan tubuh. Pegangan flat minimal menggunakan empat jari, jari jempol selalu jadi pengunci.

- Pegangan open hand/round: Permukaan tangan harus mampu menekan point secara penuh dengan kelima jari dan telapak tangan.

- Pegangan cubit/pinch yaitu cara memegang point jika posisi pegangan point vertikal. minimal menggunakan 3 jari.

Hal yang perlu diperhatikan dalam memegang point adalah arah point. Usahakan saat memegang point sambil mencari posisi tubuh yang tepat agar tubuh dalam keadaan seimbang. (Krisna Kartika Sari)
sumber : Harian Joglosemar

Visit Yogyakarta / Jogja