Showing posts with label peralatan panjat tebing. Show all posts
Showing posts with label peralatan panjat tebing. Show all posts

Wednesday, April 6, 2011

Petzl Am'D Locking Carabiner - Screw-Lock, Ball-Lock, Triact-Lock


Product Description

The shape and size of this carabiner makes it great for most uses, from connecting a belay device to your harness or as a connector at the end of a lanyard. CE certified. Available as a Screw-lock, Ball-lock, and Triact-lock.
Product Details
Amazon Sales Rank: #4624 in Sports & Outdoors
Brand: Petzl
Features
Ball-Lock & Triact-Lock: Auto-locking system with lock indicator. Button indicates when the gate is locked.
Resists accidental opening when locked. Easily opened with one hand
Screw-Lock: Manual screw gate locking system - red band provides a visual warning when the carabiner is unlocked
For connecting belay/rappel devices or use at the end of a lanyard
D-shape has the highest strength-to-weight ratio of all carabiner designs. Weight 2.6oz / 75g

Neutrino Carabiner - Wiregate by Black Diamond


Product Description

214086 Features: Specifications: Weight: 36 grams Type: wire gate Gate closed strength: 24 kN Gate open strength: 8 kN Minor axis strength: 7 kN
Product Details
Amazon Sales Rank: #2153 in Sports & Outdoors
Brand: Black Diamond
Features
9 grams lighter than the HotWire and every bit as strong
Optimal racking carabiner
Compact, full-function design
Large rope-bearing surface

Positron Carabiner - Screwgate by Black Diamond


Product Description

640527 Features: For smoother clipping and cleaning, the keylock nose helps to eliminate snagging Eliminate finger slippage with the Dual-Trac gate that features 2 railed edges and a broad faceted surface For more working room, the bowed back and deep basket provide increased space for clipping, rigging and holding multiple slings or cord Anodized for durability and easy identification Specifications: Weight: 56 grams Type: locking Gate closed strength: 25 kN Gate open strength: 8 kN Minor axis strength: 8 kN Locking: screwgate

Saturday, February 28, 2009

Kliping : Memilih Sepatu Panjat yang Ideal

Olahraga panjat tebing semakin popular dikalangan anak muda. Olahraga panjat tebing bukan olahraga yang berisiko jika didukung dengan peralatan yang memadai, salah peralatan panjat yang harus dimiliki oleh atlet panjat tebing adalah sepatu panjat.
Nyaman atau tidaknya memakai sepatu panjat ini ditentukan saat kita memutuskan sepatu panjat yang sesuai dengan diri seorang pemanjat.
Berikut kami berikan tips memilih sepatu panjat, agar nyaman dipakai saat melakukan aktivitas panjat tebing.
* Pertama, sesuaikan dengan tingkat kemampuan pemanjat. Untuk pemula, yang membeli sepatu bermerek atau mahal dulu, karena untuk teknik kaki pemanjat pemula biasanya lebih cepat menghabiskan lapisan karet sol sepatu. Makanya cari yang murah-meriah aja biasa tipe ini disebut all-purpose atau untuk berbagai tipe pemanjatan karena tipe ini biasanya sangat nyaman dan tahan lama.
Namun untuk atlet-atlet yang sudah mahir biasanya mereka sudah menemukan sepatu yang cocok dengan spesialisasi mereka masing-masing.
* Kedua, pilih sepatu dari bahan yang baik.
Bahan sepatu yang baik harusnya bisa memenuhi empat syarat, yakni :
- Jika dipakai sepatu harus terasa lebih nyaman agar memperkecil risiko kulit melepuh.
- Usahakan bahan bisa menyerap keringat kaki dan mampu cepat kering.
* Ketiga, Sesuaikan dengan bentuk kaki
Bentuk sepatu bagaimana yang cocok untuk kaki kita perlu juga kita ketahui. Seperti kita ketahui ada berbagai jenis ukuran dan bentuk kaki manusia. Pola tapak yang berbeda membuat kita harus lebih teliti dalam memilih sepatu. Orang dengan pola tapak kaki lebar harus memilih
sepatu dengan pola tapak lebih lebar, daripada sepatu yang mempunyai pola tapak sempit. (Krisna Kartika Sari)
sumber : Harian Joglosemar

Saturday, February 21, 2009

Pemusatan Latihan Cabang Panjat Tebing Sleman Terkendala Peralatan

Hari minggu 15 Februari lalu berhasil digelar tes fisik untuk semua atlet panjat tebing sleman di Lapangan Bola UPN Veteran Yogyakarta, dipandu oleh manajer Tim Agung Isdiyanto (Hancala) dan Pelatih Sangaji Abied Dharma ( Galaksi 45). Hampir semua atlet menghadiri tes tersebut kecuali Bayu yang ijin, Heru yang masih KP dan Eko Ahmad yang tidak bisa meninggalkan pekerjaannya. Sementara itu dibagian putri, Verika Khasani mengundurkan diri karena telah bekerja di Purworejo dan Lainatus Syifa yang sedang sakit.

Berdasarkan pemantauan, belum ada peningkatan yang cukup significan untuk kondisi fisik atlet sehingga di pemusatan latihan tahap 2 yang dimulai bulan februari ini akan digenjot dengan program sirkuit training tiap hari minggu sampai beberapa pekan ke depan. Evaluasi akan dilakukan setelah latihan 5 minggu, sehingga pada minggu ke enam akan dipantau hasil tesnya kembali.

Sementara itu, untuk latihan teknik masih terkendala dengan keterbatasan alat. Sampai saat ini tali, poin, runer masih sangat terbatas sehingga frekwensi pemanjatan untuk tiap atlet belum maksimal. Dalam beberapa hari ke depan akan di usahakan pembelian alat apabila proposal pembelian alat ke KONI Sleman disetujui.

Namun demikian, para atlet tetap semangat untuk terus berlatih dan belajar untuk menghasilkan prestasi bagi mereka sendiri, bagi klubnya masing-masing, bagi sleman, yogyakarta dan Indonesia.

Semoga ada manfaatnya

Visit Yogyakarta / Jogja