Sunday, October 26, 2008

Rapat Paripurna Cabang Federasi Panjat Tebing Sleman 2008

Dalam rangka mempersolid diri menghadapi Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur 2008, dan juga demi suksesnya pelaksanaanya program kerja pengurus FPTI Sleman 2007-2011 maka pada hari selasa tanggal 4 November 2008 akan digelar Rapat Paripurna Cabang (raparcab) Federasi Panjat Tebing Sleman 2008.

Diharapkan seluruh klub anggota FPTI sleman mengirimkan wakilnya untuk suksesnya acara ini. Sampai dengan saat ini FPTI sleman sudah mempunyai 15 klub anggota yang dibuktikan dengan pengembalian formulir pendaftaran keanggotaan. Namun demikian FPTI Sleman selalu membuka diri bagi Klub termasuk mapala, sispala dan Pecinta Alam Umum yang mempunyai divisi panjat tebing untuk bergabung dengan syarat mengisi dan mengambil formulir pendaftaran anggota serta menunjukkan kopi AD/ART Klub. Untuk mendaftar sampai saat ini tidak dikenakan biaya apapun alias gratis.

Dalam rapat paripurna nanti selain akan dijabarkan program kerja yang sudah dilaksanakan dari semua divisi, juga akan dilakukan trasnparasi laporan keuangan FPTI Sleman untuk membuktikan bahwa FPTI Sleman kredibel dan layak sebagai organisasi publik yang tidak korup dan setiap aliran dana yang masuk selalu dipertanggungjawabkan ke anggotanya.

Bagi klub yang belum menerima undangan untuk acara ini, dimohon konfirmasinya ke Pengcab FPTI Sleman. Untuk sementara Sekretariat pindah ruang di Laboratorium AMPTA TOUR, STP Ampta Yogyakarta.

salam
karis
http://karis.co.nr



24 Atlet Panjat Tebing Sleman Memasuki Pelatcab Tahap I

Sesuai arahan dari KONI Kabupaten Sleman, maka pada tanggal 24 oktober 2008 Federasi Panjat Tebing Indonesia Sleman sebagai satu-satunya organisasi panjat tebing yang diakui oleh KONI Sleman diwajibkan menyerahkan daftar nama atlet yang akan mengikuti Pelatcab Panjat Tebing Sleman Tahap I. Dalam hal ini sesuai quota tahun 2007 lalu, jatah FPTI Sleman ada 24 Atlet, terdiri dari 10 Atlet Terbaik Putra dan 10 Putri Hasil Sirkuit Panjat Tebing Sleman 2008 dikelas senior, ditambah 2 atlet terbaik Putra dan 2 Putri di kelas yunior, yang juga hasil dari Sirkuit Panjat Tebing Sleman 2008.

Sebagai awal dari pemusatan latihan, maka pada hari ini tanggal 24 oktober 2008 dilakukan tes fisik bersama sama atlet cabang olahraga lain di Kabupaten Sleman, sebagai dasar untuk menyusun program pelatihan selanjutnya. Diharapkan dengan adanya pemusatan latihan cabang panjat tebing ini, atlet-atlet dari Kabupaten Sleman lebih berprestasi di even lokal, nasional maupun interneasional.

Diantara nama-nama yang masuk dalam pemusatan latihan adalah : Bayu, Eko Ahmad, Herman, Mukti Wibowo, M reza Iskak, Fitriyani, Vita Ery O, Verica Khasani, juga atlet yunior seperti amelia budiyati, burhan apip dan Ilovi Kinarya Aji.

Selamat Berlatih dan Sukses selalu!!!

Friday, October 17, 2008

Sleman Menjadi Tuan Rumah Kejurnas Panjat Tebing

SLEMAN -- Sleman ditunjuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Panjat Tebing Kelompok Umur 2008. Menurut salah satu pengurus Pengcab FPTI Sleman, Agus Karis, kejurnas tersebut rencananya akan digelar pada 25-29 November 2008 mendatang di Kampus UPN Veteran Jogja. Menurut keterangan Karis, kepanitian Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur 2008 bahkan telah terbentuk beberapa waktu lalu sebelum Idul Fitri. Untuk posisi Ketua Panitia langsung dipegang oleh Hari Rahmadi yang sehari-hari juga menjabat sebagai Ketua Harian FPTI Sleman. Sedangkan untuk wakil ketua dipegang oleh unsur Pemda Sleman dan PLSPO Depdiknas Sleman. Kemudian untuk posisi sekum ditangani oleh perwakilan dari Pengda FPTI DIY. Karis menambahkan, Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur 2008 akan memperlombakan 2 kategori, yakni Rintisan/Lead yang masih dibagi lagi meniadi Spider Kid A, B, C, Youth A, B, dan Yunior Putra dan Putri. Yang kedua adalah kategori Speed/Kecepatan yang didalamnya terbagi lagi menjadi kelompok Spider Kid A, B, C, Youth A, B, dan Yunior Putra dan Putri. Sementara itu, Hari Rahmadi mengatakan event Kejurnas Panjat tebing Kelompok Umur 2008 ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus panjat tebing di DIY untuk menyiapkan dan mematangkan regenerasi atlet panjat tebing. Sebab, dari hasil panjat tebing PON XVII di Kaltim beberapa waktu lalu telah terjadi indikasi bahwa peta kekuatan panjat tebing telah mulai bergeser dari DIY ke daerah-daerah lain. Jika regenerasi tidak segera dilakukan, nama besar DIY di kancah panjat tebing nasional bahkan dunia yang pernah dikumandangkan Agung Etty Hendrawati bakal tinggal kenangan. (jit)
Dimuat di Harian Bernas : kamis 7 Oktober 2008.

Friday, October 10, 2008

KOMPETISI PANJAT TEBING BUATAN TINGKAT NASIONAL MAPALA UNILA


Visit Yogyakarta / Jogja