Wednesday, December 25, 2013

Di Kedai panjat Kalasan, Lahir Atlet-atlet Nasional

Liputan6.com,
Citizen6, Yogyakarta: Kedai Panjat Kalasan adalah rumah yang dimodifikasi menjadi tempat latihan panjat tebing dimana sisi-sisi temboknya dibuat sebagai wall yang dipasang poin-poin sebagai pegangan jalur pemanjatan.
Dari kedai panjat ini sudah banyak menelorkan atlet-atlet berprestasi tingkat nasional, dimana yang berlatih disini bukan hanya atlet yang berasal dari Sleman maupun Yogyakarta, namun banyak atlet luar Yogyakart seperti Jateng, Kaltim, Riau dll yang memanfaatkan kedai panjat sebagai tempat latihan sekaligus silaturahmi antar pemanjat, khususnya di saat jeda pelatda di daerahnya masing-masing. Untuk menggunakan Kedai Panjat Kalasan sebagai tempat latihan tidak dipungut biaya atau gratis.
Dalam rangka terus menggalakkan pembinaan olahraga panjat tebing, Kedai Panjat Kalasan bekerja sama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Sleman akan menggelar kejuaraan panjat tebing khusus junior. Event ini dikemas dengan nama "Kedai Panjat Boulder Competition" yang digelar pada tangal 28- 29 Desember 2013, khusus mempertandingkan kelas boulder dengan batasan umur dibawah 20 tahun putra.
Turnamen yang baru pertama kali digelar ini bertujuan untuk menggali potensi bibit atlet panjat tebing usia muda di Kabupaten Sleman khususnya dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada umumnya.
Hasil pembibitan dari turnamen ini akan dipanggil masuk pusdiklat FPTI sleman jangka panjang yang akan dipersiapkan untuk kejurda junior, kejurnas junior dan menjadi kerangka tim porda tahun 2017. (kw)
Penulis:
Tim FPTI
Yogyakarta, fpti_XXX@yahoo.com
sumber : http://news.liputan6.com/read/784008/di-kedai-panjat-kalasan-lahir-atlet-atlet-nasional
 

Bonus Porda Segera Cair

Koni Kabupaten Sleman hari ini mengundang cabang olahraga yang menjadi anggotanya untuk rapat koordinasi pencairan dana Bonus Atlet Porda DIY 2013. Diperkirakan sebelum pergantian tahun baru bonus sudah akan masuk ke rekening masing - masing, oleh karena itu persyaratan untuk penerimaan bonus adalah seluruh atlet yang mendapatkan medali wajib mengumpulkan no rekening.

Di era kepengurusan yang sekarang memang tidak ada transaksi tunai antara KONI Sleman dengan Cabang Olahraga. Untuk Dana Cabang Olahraga akan masuk ke rekening Caborm sedangkan dana yang diperuntukkan ke atlet akan langsung dikirim ke rekening atlet. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi penyimpangan - penyimpangan yang mungkin terjadi.

Selamat untuk seluruh atlet kabupaten Sleman yang meraih prestasi dan segera akan menerima Bonus!

Salam Olahraga

FPTI Sleman

Wednesday, December 18, 2013

SANGAJI DAN ANGGIT Peroleh Penghargaan Panjat Tebing

SLEMAN (KRjogja.com) - Sangaji Abied Dharma meraih dua penghargaan dalam malam apresiasi kinerja atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sleman 2013. Penghargaan pertama adalah 'Best Achievment Athlele 2013' dan penghargaan kedua adalah 'Climbing Lifetime Achievment Award 2013'.
Acara penghargaan untuk atlet tersebut, digelar di Rumah Makan Pringsewu, Sleman, Minggu (01/12/2013) malam yang dikemas dalam acara 'Malam Apresiasi Atlet Panjat Tebing Sleman'. Acara dihadiri seluruh atlet, tim teknis, pelatih FPTI Sleman, orang tua atlet, jajaran KONI Sleman dan Pengda FPTI DIY.
Ketua Harian FPTI Sleman, Karis, kepada KRjogja.com, Senin (02/12/2013) mengatakan, penghargaan 'Best Achievment Award' diberikan kepada atlet Sleman yang dipilih melalui voting oleh seluruh anggota tim dengan kriteria tertentu. Sedangkan penghargaan 'Climbing Lifetime Achievment Award' diberikan kepada perorangan baik pengurus, atlet atau siapa saja yang mengabdikan dirinya dengan sepenuh hati untuk kemajuan panjat tebing Sleman.
Sementara Anggit Sih Lestari yang merupakan atlet pendatang baru dibagian putri juga berhasil meraih 'Best Achievment Athlete'. Hasil voting mengantarkan kedua atlet menduduki peringkat teratas sama kuat, sehingga diputuskan kedua duanya mendapatkan penghargaan.
Selain pemberian penghargaan, juga diberikan bantuan uang perawatan venue latihan untuk Bayu Climbing Center dan Kedai Panjat Kalasan sebagai tempat berlatih atlet panjat tebing Sleman selama mengikuti pemusatan latihan. (Rar)

Kedai Panjat Boulder Competition 2013

Dalam rangka pembibitan atlet usia dini di Kabupaten Sleman, Kedai Panjat Kalasan menggandeng Federasi Panjat Tebing Kabupaten Sleman menyelenggarakan Kompetisi khusus Boulder untuk usia 20 tahun ke bawah Putra. Gelaran ini terbuka untuk umum wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan di selenggarakan pada hari sabtu dan minggu tanggal 28 dan 29 Desember 2013 bertempat di Kedai Panjat Kalasan Sleman Yogyakarta.

Even ini mendapatkan rekomendasi dari FPTI DIY sebagai kompetisi resmi sehingga cara penilaian berlangsungnya kompetisi akan mengikuti Pedoman Dasar Kompetisi yang berlaku secara nasional dan akan dipimpin oleh Chief Route Setter dan Presjur yang bersertifikasi sesuai tingkatnya dan dibantu Tim Teknis FPTI Sleman yang sudah bersertifikasi pula.

Harapan dari penyelenggaraan kompetisi ini adalah munculnya bibit atlet potensial yang akan dbina dan dibimbing untuk membela panji kebesaran Sleman maupun DIY di pentas Nasional. Demikian info terkini, untuk informasi dan pendaftaran lebih lanjut hubungi : 08566469687 a.n agfa


Thursday, September 19, 2013

Pengurus Panjat Tebing Sleman Dikukuhkan

SLEMAN (KRjogja.com) - Ketua Pengda FPTI DIY melantik dan mengukuhkan Kepengurusan Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Sleman periode 2013- 2017 di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (4/9/2013).

Arif Nur Hartanto selaku Ketua Pengda FPTI DIY mengatakan, pengurus FPTI harus bekerja dengan ikhlas dan jujur walaupun tidak ada unsur profit, karena dengan bekerja membina atlet akan mendapat kepuasan yang tak ternilai harganya ketika menghasilkan jawara-jawara panjat tebing tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Ketua Umum FPTI Sleman terpilih, Arif Kurniawan menyatakan, bahwa periode kepengurusan sebelumnya dibawah ketua umum sekaligus "Founding Father", FPTI Sleman, Pak Sri Purnomo telah menghasilkan banyak prestasi dan melakukan pembinaan dengan menggelar banyak event, untuk itu harus dipertahankan dan ditingkatkan agar semakin banyak menghasilkan atlet kelas dunia.

Tak kalah semangat, Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman, Pramono memberikan tantangan kepada pengurus FPTI dan atlet yang hadir sekaligus motivasi untuk dapat menjuarai Porprov DIY  pada bulan Oktober mendatang. Lebih lanjut Promono mengatakan bahwa cara penilaian dan perhitungan Juara Umum pada Porprov tahun ini berbeda dengan  sebelumnya sehingga Pekerjaan rumah FPTI Sleman  meraih medali emas sebanyak-banyaknya.

Ketua Harian FPTI Sleman, Karis menjelaskan, Bupati Sleman Sri Purnomo memberikan arahan dan motivasi kepada pengurus dan atlet pada sesi terakhir. Beliau mengungkapkan suka dukanya sebagai ketua umum sejak tahun 2007-2012 yang lalu untuk dijadikan pembelajaran ke depan agar kepengurusan lebih kuat, kompak, tertib administrasi dan lebih visioner.

Sri Purnomo lebih lanjut mengemukakan, walaupun sudah tidak menduduki jabatan sebagai ketua umum, namun masih mau membantu mencari solusi kepengurusan  bahkan menyemangati atlet panjat tebing sleman di arena pertandingan pada porprov nanti.

Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan ditutup dengan menyanyikan Lagu Padamu Negeri dilanjutkan ramah tamah dan konsolidasi rencana Traning Camp Tim Panjat Tebing Sleman di Lembah Sungai Elo Magelang.

Porprov DIY 2013 : FPTI Sleman Target 9 Emas

SLEMAN - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sleman menargetkan bisa mendulang sembilan medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) DIY 2013. Atlet-atlet terbaik disiapkan untuk mewujudkan target tersebut, antara lain Fitriyani dan Bayu.

Kedua atlet nasional ini ditarget masing-masing meraih dua medali emas dalam ajang pesta olahraga terbesar di DIY ini.

Ketua Harian FPTI Sleman Karis mengatakan, target sembilan medali emas dicanangkan dalam gelaran Porprov DIY. Selain dari Fitriyani dan Bayu yang dijarapkan kedua atlet ini bisa meraih empat medali emas, juga membidik kelas beregu. "Kelas beregu kami membidik lima emas, jadi total target adalah sembilan medali emas," katanya, Minggu (21/7/2013).

Untuk kelas beregu, saat ini FPTI Sleman sedang menggodok komposisi ideal di bawah arahan tim pelatih. Penggodokan komposisi terbaik ini dilakukan berdasarkan performa selama latihan maupun pertandingan uji coba.

Dia menegaskan, untuk mewujudkan target tersebut tidak ada libur latihan selama Ramadan. Latihan tetap dilakukan dengan menggeser jadwal jam latihan. "Frekuensi latihan tidak ada pengurangan, sesi pagi 3 kali seminggu dan sesi sore 5 kali seminggu," ujarnya.

Latihan dipusatkan di Fitriyani Climbing Arena Kompleks GOR Klebengan Sleman diikuti 10 atlet putra dan 10 atlet putri. Mereka merupakan atlet hasil penjaringan sirkuit Panjat Tebing Sleman sebanyak 3 seri pada 2012 lalu serta pertandingan promosi degradasi 2 kali pada 2013. Latihan dipimpin pelatih nasional Gustadi Awiyatno, dibantu asisten pelatih Wahyu Purnomo dan Sangaji Abie Dharma yang juga merupakan atlet FPTI Sleman.

Sejumlah atlet yang menjadi andalan Sleman untk bagian putri antara lain Vita Ery O, Retno Widyastuti, Priska Mestikaning, dan Anggit Sih Lestari, Sri Hastuti, Andrei Cahyaningtyas, Amalia Nur Insani, Niken Yuniastuti, Santi. Sedangkan di bagian putra meliputi Wahyu Purnomo, Sangaji Abie Dharma, M Fary Arahman, Albert Rounaldo, Gigih Pri Hartono, Coko, Fima Aghata dan Supartono dan M Reza.

Menurut Karis, selain menjalani pemusatan latihan, atlet juga dijadwalkan minimal 3 kali pertandingan ujicoba baik kompetisi lokal Sleman, DIY maupun Nasional. "Harapannya menambah pengalaman dan meningkatkan mental bertanding sehingga pada saat ajang resmi Porprov dapat menampilkan performa terbaik," tegasnya. (Ridwan Anshori/Koran SI/acf)

Thursday, July 18, 2013

Panjat Tebing Sleman Tetap Gelar Pelatkab Selama Puasa

Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun ini, Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Sleman tetap menggelar pemusatan latihan selama puasa. Hanya ada sedikit pergeseran jam latihan yaitu sesi pagi yang biasanya dilakukan pukul 09.00 sd 12.00 digeser menjadi 08.00 sd 11.00 sedangkan sesi sore yang semula pukul 15.30 sd 17.30 menjadi pukul 15.00 sd 17.00. Untuk frekensi latihan juga tidak ada pengurangan yaitu sesi pagi 3 kali seminggu sedangkan sesi sore 5 kali seminggu. 

Latihan dipusatkan di Fitriyani Climbing Arena komplek GOR Klebengan Sleman diikuti 10 atlet putra dan 10 atlet putri hasil penjaringan dari sirkuit Panjat Tebing Sleman sebanyak 3 seri di tahun 2012 serta pertandingan promosi degradasi 2 kali di tahun 2013. Latihan dipimpin pelatih nasional asal Purwokerto Gustadi Awiyatno, dibantu asisten pelatih Wahyu Purnomo dan Sangaji Abie Dharma yang merupakan juga merupakan atlet fpti sleman.

Atlet nasional Fitriyani dan Bayu diandalkan untuk meraih setidaknya masing - masing 2 emas  di kelas perorangan, sementara dikelas beregu membidik 5 emas yang masih akan diracik komposisinya oleh tim pelatih berdasarkan performa selama latihan maupun pertandingan ujicoba. Sehingga total 9 emas ditargetkan akan diraih oleh kontingen panjat tebing kabupaten sleman.

Atlet senior lain yang akan menjadi andalan Sleman adalah Vita Ery O, Retno Widyastuti, Priska Mestikaning, dan Anggit Sih Lestari, Sri Hastuti, Andrei Cahyaningtyas, Amalia Nur Insani, Niken Yuniastuti, Santi  dibagian putri, sedangkan dibagian putra Wahyu Purnomo, Sangaji Abie Dharma, M Fary Arahman, Albert Rounaldo, Gigih Pri Hartono, Coko, Fima Aghata dan Supartono dan M Reza.

Selain menjalani pemusatan latihan, atlet panjat tebing sleman dijadwalkan minimal 3 kali pertandingan ujicoba baik kompetisi lokal Sleman, DIY maupun Nasional dengan harapan menambah pengalaman dan meningkatkan mental bertanding sehingga pada saat Porprov bulan Oktober mendatang dapat menampilkan performa terbaik.

Demikian info terkini dari arena latihan panjat tebing sleman.

Salam olahraga

Karis

Wednesday, June 19, 2013

Srikandi -Suka Tantangan Ekstrem

Dunia panjat tebing bukan hal baru bagi Priska Mestikaning. Dia mengenalnya sejak masuk kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta, yakni saat mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencinta Alam.

“Ini termasuk olahraga yang penuh tantangan, memacu adrenalin, serta ekstrem tapi aman. Itulah yang membuat saya jatuh cinta dengan panjat tebing,” kata Priska. Priska mengakui, di dunia pencita alam, sebenarnya lebih mengenal susur gua yang awal dibanding panjat tebing. Namun, mengingat panjat tebing lebih menyajikan tantangan, susur gua mulai ditinggalkan.

Dia mulai fokus mendalami panjat tebing. “Lalu, saya iseng-iseng ikut tanding di sirkuit panjat tebing Sleman, malah masuk menjadi atlet untuk tim Sleman di ajang Porprov DIY 2007,” kata Priska. Di ajang resmi perdana itu, perempuan kelahiran 10 Juli 1988 ini belum berhasil naik podium. Dua tahun kemudian di ajang yang sama, Priska baru mengangkat trofi meski hanya perak.

Dia juga menyabet medali perunggu untuk kategori beregu. “Itu adalah medali pertama saya,” ungkapnya. Skill dan kualitasnya semakin terasah. Pada Porprov DIY 2011, alumnus MIPA UNY ini akhirnya menjadi kampiun, merebut medali emas untuk kategori speed perorangan putri. “Itu medali yang membanggakan bagi saya.

Usaha keras, disiplin, dan totalitas akhirnya membuahkan hasil positif, medali emas,” ujar atlet panjat tebing spesialis leaddan speeditu. Priska berpendapat, untuk menjadi juara dibutuhkan latihan intens dan serius, disiplin, serta totalitas. Jika ingin menjadi atlet yang berprestasi tapi usaha yang dilakukan setengahsetengah akan sulit menjadi juara. “Usaha yang keras pasti akan membuahkan hasil positif,” ucap Priska.

Sunday, March 17, 2013

Arif Kurniawan, S.Ag Pimpin FPTI Sleman 2013 - 2017

Arif Kurniawan, S.Ag terpilih secara aklamasi menjadi ketua umum Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Sleman 2013 - 2017 dalam musyawarah cabang luar biasa yang dilangsungkan di Hancala F MIPA UNY hari sabtu 16 Maret 2013. Dalam sambutannya Arif Kurniawan menekankan 3 hal dalam kepemimpinannya ke depan :
1.Terus mensosialisasi olahraga Panjat Tebing ke masyarakat luas di Kabupaten Sleman agar partisipasi masyarakat semakin tinggi sehingga olahraga panjat tebing dapat berkembang pesat.
2. Penyelenggaraan pusdiklat dan kompetisi yang berkualitas dengan prinsip terpadu, berkelanjutan dan berjenjang dalam rangka proses pembinaan olahraga panjat tebing agar berprestasi di tingkat daerah, nasional maupun internasional.
3. Perlunya apresiasi dan penghargaan terhadap atlet yang berprestasi sehingga dapat merangsang atlet lain untuk berprestasi mengharumkan nama daerah dan negara.
Arif Kurniawan, S.Ag adalah anggota komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Sleman yang berdomisili di Botokan 3/20 Sendangrejo, Minggir Sleman.
Seperti diketahui bahwa musyawarah cabang luar biasa fpti sleman diselenggarakan karena terjadi kekosongan ketua umum setelah Bapak Sri Purnomo mengundurkan diri dikarenakan kesibukannnya sebagai Bupati Sleman. Beliau memilih untuk mundur agar tugas pokok beliau dalam melayani masyarakat kabupaten Sleman dapat optimal. 
Pernyataan pengunduran diri Pak Sri Purnomo berlangsung pertengahan februari 2013 lalu dalam forum terbuka yang dihadiri oleh pengurus dan atlet fpti sleman. Sempat terjadi diskudi yang panjang sampai akhirnya seluruh peserta dalam forum tersebut dapat menerima dan mendukung keputusan beliau. Selain menyatakan mundur, Pak Sri Purnomo juga berkomitmen untuk terus membina olahraga panjat tebing di Kabupaten sleman dengan bersedia menjadi BAPAK ANGKAT.
Selanjutnya proses penyerahan estafet kepemimpinan Ketua Umum FPTI Kabupaten Sleman rencananya akan dilangsungkan di STP AMPTA dalam acara pembukaan Sirkuit Panjat Tebing Sleman I Seri STP AMPTA Tahun 2013 dimana Pak Sri Purnomo akan membuka dalam kapasitasnya sebagai bupati, sedangkan Pak Arif Kurniawan akan hadir sebagai Ketua Umum FPTI Sleman yang baru.
Demikian info terkini dari fpti sleman, tetap semangat dan maju terus panjat tebing INDONESIA!

Tuesday, March 5, 2013

Sirkuit Panjat Tebing Sleman Seri "STP AMPTA"


Sirkuit Panjat Tebing Sleman I Seri "STP AMPTA"

Panjat Tebing Sleman : Wahyu "Turun Gunung" Purnomo Siap Juara

Sirkuit Panjat Tebing Sleman I Tahun 2013 Seri STP AMPTA masih akan berlangsung tanggal 23 dan 24 Maret 2013. Namun aroma panas persaingan antar atlet di pusdiklat sudah terasa. Masing - masing atlet sudah bersiap secara serius dan ulet untuk mencapai hasil terbaik. Beragam PSYWAR dilontarkan satu atlet kepada yang lain. Kompetisi ini memang sangat bergengsi untuk tingkat Kabupaten Sleman karena jebolan juara sirkuit panjat tebing sleman telah mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Sebut saja Bayu yang berhasil juara kejurnas 2010 dan Fitriyani juara sea games 2011 lalu.
Wahyu "turun gunung" Purnomo adalah salah satu atlet senior yang sampai saat ini masih aktif berlatih dan berkompetisi. Bukan suatu kebetulan klo Wahyu mematok juara dalam sirkuit panjat tebing seri ini karena wahyu purnomo akan turun di depan pendukungnya sendiri. Tentu Wahyu tidak akan mau dipermalukan di kandang sehingga bertekad untuk menjadi JAWARA dalam kompetisi panjat tebing kali ini.
Demikian informasi terkini dari arena panjat tebing sleman.

Monday, March 4, 2013

FUN CLIMBING Di Dukung CAMP 27

Untuk meramaikan SIRKUIT PANJAT TEBING SLEMAN SERI STP AMPTA sekaligus mensosialisasikan olahraga Panjat Tebing untuk masyarakat Umum, Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Sleman akan menggelar FUN CLIMBING dalam perhelatan kompetisi di STP AMPTA pada tanggal 23 dan 24 maret 2013 mendatang.
Camp 27 salah satu toko Ourdoor di Sleman mendukung acara tersebut dengan menyediakan beberapa macam doorprize untuk peserta.Dukungan ini sebagai bentuk kerjasama yang sinergis antar stakeholder yang mencintai Olahraga Panjat Tebing.
Ikuti Fun Climbing dan Saksikan Sirkuit Panjat Tebing Sleman I Tahun 2013 di Sekolah Tinggi Pariwisata Ampta pada hari sabtu dan minggu 23 dan 24 Maret 2013 Mulai Pukul 07.30 sd 17.30 WIB mempertandingkan kelas boulder umum putra, boulder umum putrim junior putra dan junior putri. Informasi dan pendaftaran 087839128272 a.n Wahyu "Turun Gunung" Purnomo
Demikian info terkini dari arena panjat tebing sleman.

Tuesday, February 26, 2013

Kurang Dana, FPTI Sleman Gandeng STP AMPTA

SLEMAN-Harianjogja.com Pengkab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sleman menggandeng Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) AMPTA untuk menggelar  Sirkuit Panjat Tebing Sleman Seri “STP AMPTA” 2013, di halaman STP AMPTA, 23 dan 24 Maret mendatang.
Langkah ini ditempuh, lantaran minimnya anggaran yang dimiliki.
“Dengan adanya polemik di KONI Sleman kami memang kesulitan untuk mendapatkan dana.
Tapi kami tak ingin menjadikan polemik itu sebagai alasan untuk tidak menyelenggarakan sirkuit yang menjadi agenda rutin,” kata Ketua Harian FPTI Sleman, Agus Kariswanto, Senin (25/2/2013).
Adapun, Kabid Binpres FPTI Sleman Wahyu Purnomo mengatakan dalam kejuaraan tersebut terdapat empat kelas yang akan dipertandingkan. Selain, boulder umum putra, terdapat boulder umum putri, junior putra serta junior putri.
“Dalam kompetisi ini, di setiap babak pertandingan peserta harus menyelesaikan empat jalur masalah yang dibuat sebagaimana sehingga peserta harus mengeluarkan kecerdikan dan kemampuan teknik dasar yang dimiliki agar bisa mencapai top (nilai tertinggi),” papar dia.
Ia menambahkan, pihaknya mencatat terdapat 46 atlet yang terdiri dari 10 atlet senior putra, 10 atlet senior putri, 10 atlet junior putra dan 10 atlet junior putri serta enam atlet spider kid yang masuk dalam tim Pusdiklat sejak Juli lalu.
Wahyu berharap, sejumlah atlet unggulan ambil bagian. Selain digunakan sebagai ajang adu kemampuan, kejuaraan itu, kata dia, bisa digunakan sebagai ajang promosi dan degradasi atlet Pusdiklat FPTI Sleman.
“Berdasarkan hasil kompetisi ini ada kemungkinan mereka akan tergusur oleh pemanjat dari luar Pusdiklat apabila kalah dalam pertandingan nanti,” pungkas Wahyu.

Sunday, February 24, 2013

FPTI Sleman Gelar Kompetisi Panjat Tebing

SLEMAN (KRjogja.com) - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Sleman menggandeng Sekolah Tinggi Pariwisata 'AMPTA' Sleman Yogyakarta menyelenggarakan kompetisi panjat tebing yang diberi label 'Sirkuit Panjat Tebing Sleman Seri STP AMPTA Tahun 2013'.

Event ini akan digelar di Halaman Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Sabtu (23-24/3) mendatang, mempertandingkan empat kelas yaitu kelas boulder umum putra, boulder umum putri, junior putra dan junior putri.
Kompetisi ini akan dibuka Sri Purnomo selaku Ketua Umum FPTI Sleman.

Secara pribadi Sri Purnomo yang juga Bupati Sleman tersebut menyatakan komitmennya untuk terus memajukan olahraga panjat tebing sebagai cabang olahraga unggulan di Kabupaten Sleman yang selalu mendulang emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) DIY. Selain dihadiri Bupati Sleman, pembukaan dipastikan akan meriah dengan penampilan dari berbagai UKM di STP AMPTA di antaranya seni Juggling yang akan menunjukkan kebolehannya di depan peserta sirkuit dan tamu undangan.

Even ini akan memadukan kompetisi dengan entertaint, dimana setiap babak pertandingan peserta harus menyelesaikan empat jalur masalah yang dibuat sedemikan rupa, sehingga untuk dapat mencapai top (poin tertinggi) peserta harus mengeluarkan segala kecerdikan dan kemampuan teknik gerakan dasar seperti meloncat dengan dua tangan satu kaki, satu tangan dua kaki, atau bahkan satu tangan dan satu kaki, sehingga penonton bakal disuguhi atraksi yang sangat indah dan menyenangkan.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi FPTI Kabupaten Sleman, Wahyu Purnomo menjelaskan, kompetisi ini terbuka untuk masyarakat umum se Kabupaten Sleman dan mapala/sispala/pramuka serta klub panjat tebing yang berada di wilayah kabupaten Sleman. Diharapkan seluruh atlet panjat tebing terbaik Kabupaten Sleman akan turun dalam kompetisi ini termasuk Bayu dan Fitriyani untuk memperebutkan tiket masuk Tim Porprov DIY sekaligus sebagai pertandingan promosi degradasi atlet pusdiklat FPTI Sleman.

Saat ini ada 46 atlet yang terdiri dari 10 atlet senior putra, 10 atlet senior putri, 10 atlet junior putra dan 10 atlet junior putri serta 6 atlet spider kid yang masuk dalam tim pusdiklat sejak Juli 2012. (Rar)

FPTI Sleman Gelar Sirkuit Panjat Tebing

SLEMAN - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sleman bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata ”AMPTA” Sleman Yogyakarta menyelenggarakan kompetisi panjat tebing berlabel ”Sirkuit Panjat Tebing Sleman Seri STP AMPTA 2013”, Sabtu -Minggu (23-24/2/2013).

Even digelar di Halaman STP AMPTA dengan mempertandingkan 4 kelas yaitu Kelas Boulder Umum Putra, Boulder Umum Putri, Junior Putra dan Junior Putri.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi FPTI Kabupaten Sleman Wahyu Purnomo mengatakan, kompetisi terbuka untuk masyarakat umum se-Kabupaten Sleman dan mapala/sispala/pramuka serta klub panjat tebing yang berada di Sleman.

"Atlet terbaik di Sleman ikut ambil bagian, termasuk atlet nasional asal Sleman, Bayu dan Fitriyani," katanya, Sabtu (23/2/2013).

Dia menambahkan, ajang ini sebagai seleksi untuk memperebutkan tiket masuk tim yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) DIY 2013.

"Ajang ini juga sebagai pertandingan promosi degradasi atlet pusdiklat FPTI Sleman," imbuhnya.

Menurut dia, jumlah atlet yang masuk pusdiklat sejak Juli 2012 tercatat ada 46 atlet. Mereka terdiri 10 atlet senior putra, 10 atlet senior putri, 10 atlet junior putra dan 10 atlet junior putri serta 6 atlet spider kid.

"Berdasarkan hasil kompetisi di STP Ampta ini ada kemungkinan mereka akan tergusur oleh pemanjat dari luar pusdiklat jika menuai kekalahan di ajang ini," katanya.

Wahyu mengatakan, even ini bertema  Panjat Tebing Asik dan Menyenangkan”. Tema ini diusung karena memadukan kompetisi dengan entertaint. Setiap babak pertandingan peserta harus menyelesaikan 4 jalur masalah yang dibuat sedemikan rupa.

Untuk mencapai top atau poin tertinggi, peserta harus mengeluarkan segala kecerdikan dan kemampuan teknik gerakan dasar seperti meloncat dengan dua tangan satu kaki, satu tangan dua kaki, atau bahkan satu tangan dan satu kaki. "Sehingga penonton akan disuguhi atraksi yang sangat indah dan menyenangkan," jelasnya. (Ridwan Anshori/Koran SI/acf)

FPTI Sleman gelar sirkuit panjat tebing

Sindonews.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sleman bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata ”AMPTA” Sleman Yogyakarta menyelenggarakan kompetisi panjat tebing berlabel ” Sirkuit Panjat Sleman Seri STP AMPTA 2013”, Sabtu -Minggu (23-24/2/2013). Even dipuatkan di Halaman STP AMPTA dengan mempertandingkan 4 kelas yaitu Kelas Boulder Umum Putra, Boulder Umum Putri, Junior Putra dan Junior Putri.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi FPTI Kabupaten Sleman Wahyu Purnomo mengatakan, kompetisi terbuka untuk masyarakat umum se Kabupaten Sleman dan mapala/sispala/pramuka serta klub panjat tebing yang berada di Sleman. "Atlet terbaik di Sleman ikut ambil bagian, termasuk atlet nasional asal Sleman, Bayu dan Fitriyani," katanya, Sabtu (23/2/2013).

Dia menambahkan, ajang ini sebagai seleksi untuk memperebutkan tiket masuk tim yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) DIY 2013. "Ajang ini juga sebagai pertandingan promosi degradasi atlet pusdiklat FPTI Sleman," imbuhnya.

Menurut dia, jumlah atlet yang masuk pusdiklat sejak Juli 2012 tercatat ada 46 atlet. Mereka terdiri 10 atlet senior putra, 10 atlet senior putri, 10 atlet junior putra dan 10 atlet junior putri serta 6 atlet spider kid. "Berdasarkan hasil kompetisi di STP Ampta ini ada kemungkinan mereka akan tergusur oleh pemanjat dari luar pusdiklat jika menuai kekalahan di ajang ini," katanya.

Wahyu mengatakan, even ini bertema  Panjat Tebing Asik dan Menyenangkan”. Tema ini diusung karena memadukan kompetisi dengan entertaint. Setiap babak pertandingan peserta harus menyelesaikan 4 jalur masalah yang dibuat sedemikan rupa.

Untuk mencapai top atau poin tertinggi, peserta harus mengeluarkan segala kecerdikan dan kemampuan teknik gerakan dasar seperti meloncat dengan dua tangan satu kaki, satu tangan dua kaki, atau bahkan satu tangan dan satu kaki. "Sehingga penonton akan disuguhi atraksi yang sangat indah dan menyenangkan," jelasnya.

Tuesday, February 19, 2013

Sejarah Panjat Tebing Sleman

Aktifitas Panjat Tebing Sleman sudah ada sejak olahraga panjat tebing dikenal di Indonesia dan Yogyakarta. Namun keberadaan FPTI Sleman secara resmi baru dideklarasikan pada bulan februari 2007 menjelang Porprov 2007 yang mempertandingkan cabang olahraga panjat tebing. Dengan demikian FPTI Sleman adalah federasi panjat tebing indonesia tingkat kabupaten yang paling bungsu di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebagai anak bungsu, sejak kelahirannya fpti sleman terus mengejar kakak - kakaknya yang telah lebih dulu aktif membina olahraga panjat tebing di yogyakarta. Gelaran Seleksi Panjat Tebing Tingkak Kabupaten Sleman merupakan even pertama untuk menseleksi atlet panjat tebing di kabupaten sleman menuju Pekan Olahraga Propinsi DIY tahun 2007.
Selanjutnya even yang menjadi andalah sekaligus digelar rutin tiap tahun adalah Sirkuit Panjat Tebing Sleman, yang setiap tahun minimal digelar 3 kali, dengan tujuan untuk menyiapkan atlet yang akan mengikuti jenjang kompetisi yang lebih tinggi yaitu sirkuit panjat tebing yogyakarta, Porprov DIY, Kejurnas dan lain sebagaina sebagai wakil dari Kabupaten Sleman.
Sampai saat ini FPTI Sleman mencanangkan Pemusatan Latihan Panjat Tebing yang di gelar sepanjang tahun dimana atlet yang digembleng adalah para jawara dari sirkuit panjat tebing sleman maupun even lain yang mendapatkan rekomendasi dar fpti.

Panjat Tebing Sleman : Fun Climbing With Your Family

“Berbahaya! Kalau jatuh gimana?”. Umumnya begitulah komentar yang diberikan oleh orang tua ketika menanggapi permintaan sang anak untuk ikut memanjat. Tak ayal anak akan kecewa karena larangan orang tua. Ada yang berhenti karena larangan tersebut, namun ada juga yang mencuri waktu dari pengawasan orang tua untuk ikut memanjat. Oleh karena itu, tawaran dari program yang mengikutsertakan keluarga tentu akan memberikan kesan yang berbeda.
Kali ini, orang tua bersama anak akan diikutsertakan dalam suatu kegiatan yang menuntut mereka untuk bekerjasama dalam sebuah kelompok. Beberapa kelompok keluarga bertanding dalam waktu yang sama untuk mengambil token sebanyak mungkin, di mana jumlah token yang dikumpulkan bisa ditukarkan dengan hadiah yang disediakan oleh penyelenggara. Semakin tinggi poin panjat, maka nilai token semakin tinggi pula. 3 besar kelompok keluarga yang mendapat nilai token tertinggi berhak untuk mengikuti babak final. Pada setiap poin terdapat potongan puzzle yang bila disatukan menjadi sebuah peta harta karun. Peta tersebut merupakan hadiah utama yang akan diberikan oleh penyelenggara. Coming Soon....

Panjat Tebing Sleman : Kids’ Fun Climbing Goes to School

Sepertinya tidak mungkin apabila papan panjat buatan dibawa ke sekolah secara portable. Namun, bila hanya dipikirkan tentu akan mustahil. Program ini menawarkan suatu papan panjat portable, dalam artian bisa dibawa kemanapun sesuai dengan lokasi yang diinginkan. Kali ini, sekolah menjadi tujuan utama. Berangkat dari pemikiran bahwa memanjat adalah suatu insting yang dimiliki oleh setiap manusia, maka anak-anak merupakan sumber daya dimana bibit pemanjat dari Indonesia berawal.

Sebuah gebrakan yang sangat tidak familiar di Indonesia karena beberapa negara lain telah membuat venue panjat yang menyenangkan bagi anak usia dini. Entah dari segi poin panjat maupun bentuk venue sendiri. Untuk merangsang rasa ingin tahu anak-anak, program yang akan dilangsungkan tentu berbasis experience. Di mana anak-anak mencoba “permainan” yang mungkin masih asing bagi dirinya. Wall panjat portable berbentu kastil misalkan, dilengkapi dengan poin panjat dengan bentuk berbagai macam hewan dengan ukuran dan jarak mudah dijangkau oleh anak-anak.

Ketertarikan yang berawal dari “tampang” venue tentu menggugah rasa ingin tahu anak-anak. Harapan lain adalah anak-anak dapat menekuni ”permainan” barunya secara simultan, sehingga dapat tumbuh atlet-atlet panjat usia dini. Prinsip yang penting diketahui bagi anak-anak adalah setiap olahraga pastinya memiliki resiko atau dampak tertentu, namun olahraga panjat tidaklah berbahaya karena dipastikan adanya pengamanan pemanjat sendiri (matras, tali, maupun full body harness).

Tak hanya sampai perkenalan apa itu olahraga panjat, penyelenggara mengadakan suatu kegiatan berhadiah bagi anak-anak. Setiap poin tertinggi memiliki hadiah tertentu, sehingga anak-anak bersaing untuk dapat mencapai poin yang paling tinggi.

Lomba Panjat Tebing 2013

Panjat Tebing Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta identik dengan beberapa kegiatan antara lain :
1. Sirkuit Panjat Tebing Sleman (1 Tahun Minimal 3 Seri)
2. Kejurkab Panjat Tebing Sleman
3. Pemusatan Latihan Panjat Tebing Sleman.
4. July Climbing Sessien
5. Desember Sessien
6. Panjat Tebing Pandang Bulan
7. Sleman Endurance Boulder Competition
8. Festival Dolanan Penekan
9. Panjat Tebing Masuk Desa
10.Kursus Juri Kompetisi dan Jalur Panjat Tebing.
11. Sleman Boulder League

Yang Segera akan di gelar :
1. Sekolah Panjat Tebing Sleman
2. Kid's Climbing Goes To School
3. Climbing With Ur Family
4. Special Weekend At Siung Cliff
5. Sleman Climbing Ghatering
6. Jambore Sleman Vertical Rescue
7. Kejurnas Panjat Tebing Usia Dini
8. Climbing On Sunday Morning
9. Cafe Panjat Tebing Sleman
10. Manjat Bersama Artis Sleman.
11. Climbing On The Mall

Tunggu tanggal mainnya.....

Tuesday, January 22, 2013

Panjat Tebing Sleman Gelar Kompetisi di STP AMPTA

Panjat tebing sleman terus menggeliat ditengah badai yang menerpa KONI Kabupaten Sleman. Seluruh pengurus, pelatih, tim teknis dan atlet sepakat melanjutkan program pembinaan atlet panjat tebing tanpa terpengaruh oleh hal hal lain diluar teknis kepelatihan dan jadwal pusdiklat fpti kabupaten sleman. Hari jumat kemaren pengurus menggelar rapat kerja, dan hari seninnya tim teknis dan pelatih menggelar pertemuan dengan atlet di sela - sela latihan rutin yang bertempat di SMA 3 Kotabaru.
Sampai saat ini tempat latihan panjat tebing sleman masih menumpang di Wall Pengda maupun wall klub - klub yang ada di kabupaten sleman, namun itu bukanlah kendala yang menyebabkan turunnya semangat stakeholder untuk terus bekerja dan berlatih keras membangun panjat tebing sleman. Bahkan hasil rapat kerja pengurus telah mengamanatkan digelarnya kompetisi rutin tahunan yang diberi titel "Sirkuit Panjat Tebing Sleman I Tahun 2013 Seri STP AMPTA"
Diberi tambahan seri STP AMPTA karena akan digelar di sana pada tanggal 23 dan 24 maret 2013 dengan pembiayaan sharing antara fpti sleman dan STP AMPTA. Tentu ini salah satu terobosan pengurus agar meringankan pembiayaan ditengah - tengah ketidakpastian anggaran dari KONI Kabupaten sleman untuk tahun 2013 ini.
Panjat tebing sleman akan terus bergerak maju, semakin dewasa dan semakin matang membina melalui pusdiklat dan menggelar kompetisi rutin tahunan untuk menghasilkan output atlet yang berkualitas. FPTI Sleman sebagai organisasi cabang olahraga di kabupaten sleman yang membidangi panjat tebing terus mantap melangkah ke depan untuk menyongsong kompetisi baik skala nasional maupun internasional dengan prestasi setinggi tingginya.
Demikian informasi terupdate dan terkini dari panjat tebing sleman. Merdeka tanahku, merdeka negeriku, Jayalah Atlet Slemanku.

Sunday, January 6, 2013

FPTI Sleman Tetap Gelar Pusdiklat dan Kompetisi 2013

Menyikapi ketidakjelasan anggaran untuk olahraga di Kabupaten Sleman tahun 2013, FPTI Sleman telah menggelar rapat kerja khususnya bidang kompetisi dan bidang pembinaan prestasi pada akhir desember lalu. Hasilnya semua yang hadir sepakat untuk tetap menggelar pemusatan latihan baik untuk persiapan porprov 2013 (bagi pemula) dan untuk menghadapi kejurnas dan open turnamen tingkat nasional (bagi atlet nasional dan atlet pemula yg menonjol).
Sementara itu kompetisi akan digelar khususnya untuk mendukung program pemusatan latihan sebagai tahapan evaluasi, sehingga atlet yang sudah berlatih keras berbulan - bulan akan mencoba performa terkini dengan turun di kompetisi yang akan di gelar fpti kabupaten sleman. tentu saja kompetisi terbuka untuk umum dan boleh di ikuti oleh atlet yang ber ktp sleman, atlet yang berdomisili di sleman, atlet yang merupakan anggota klub/sispala atau sekolah di kabupaten sleman.
Demikian informasi terkini dari panjat tebing sleman, tetap semangat dan Ayo Ke Sleman!

Visit Yogyakarta / Jogja